Minggu, 16 Mei 2010

GerHaNa VeNUs















VIVAnews
- Peristiwa langka gerhana Venus akan terjadi Minggu 16 Mei 2010. Gerhana yang terjadi sekitar 40 menit bisa disaksikan langsung dengan mata telanjang pukul 18.50 WIB.

"Kita bisa melihatnya malam Senin besok secara langsung kalau cuaca cerah," kata Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin dalam pesan singkatnya kepada VIVAnews, Sabtu 15 Mei 2010.

Ba'da (usai) Magrib, kata profesor riset ini, masyarakat bisa mengarahkan tatapannya ke langit bagian barat. Saat itu akan terlihat 'bintang' terang atau bintang kejora. Venus akan terlihat di atas bulan sabit.

"Sekitar pukul 18.50 WIB, venus akan menghilang karena tertutup bulan yang disebut gerhana venus. Nanti setelah pukul 19.30 WIB, Venus akan muncul lagi di bawah bulan sabit. Semoga cuaca cerah," kata Djamal.

Prosesnya, lanjut Djamal, mirip gerhana Matahari, di mana hanya wilayah tertentu saja yang dapat menyaksikan. "Kali ini hanya Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Hanya bagian barat yang dapat menyaksikan lengkap, Kalimantan dan Sulawesi hanya menyaksikan awalnya, okultasi atau gerhana Venus memang mirip gerhana Matahari saat Matahari tertutup bulan," beber dia.

Djamal menuturkan, setidaknya terdapat 61 kota yang bakal mengalami gerhana Venus ketika masa menghilang (dissapearance) dan 34 kota bakal menikmati ketika venus kembali terbit (appareance). (umi)

Jumat, 14 Mei 2010

Peran Orangtua dalam Mendidik Anak

Anak merupakan hal yang sangat berharga di mata siapapun, khususnya orangtua. Anak adalah perekat hubungan di dalam keluarga, sehingga dapat dikatakan anak memiliki nilai yang tak terhingga. Banyak fenomena membuktikan orangtua rela berkorban demi keberhasilan anaknya. Tidak jarang ditemukan orangtua yang menghabiskan waktu, sibuk bekerja semata-mata hanya untuk kepentingan anak.
Ditinjau dari sisi psikologi, kebutuhan anak bukan hanya sebatas kebutuhan materi semata, anak juga membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari orang terdekatnya, khususnya orangtua. Realitanya, banyak anak yang kurang mendapatkan kebutuhan afeksi (kasih sayang), disebabkan orangtua sibuk mencari uang demi untuk memperbaiki perekonomian keluarga.perbedaan persepsi inilah yang terkadang membuat dilema dalam hubungan antara orangtua dan anak menjadi semakin lemah.

Perhatian dan kasih sayang merupakan kebutuhan mendasar bagi anak. Lingkungan rumah disamping berfungsi sebagai tempat berlindung, juga berfungsi sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan hidup seseorang, seperti kebutuhan bergaul, kebutuhan rasa aman, kebutuhan mengaktualisasika diri, dan sebagai wahana untuk mengasuh anak hingga dewasa. Dengan kata lain, lingkungan keluarga memiliki andil besar daladm perkembangan psikologi anak.

Kedekatan hubungan antara orangtua dengan anak tentu saja akan berpengaruh secara emosional. Anak akan merasa dibutuhkan dan berharga dalam keluarga, apabila orangtua memberikan perhatiannya kepada anak. Anak akan mengganggap bahwa keluarga merupakan bagian dari dirinya yang sangat dibutuhkan dalam segala hal. Sebaliknya, hubungan yang kurang harmonis antara orangtua dan anakakan berdampak buruk terhadap perkembangan anak. Tidak jarang anak terjerumus ke hal-hal negatif dengan alasan orangtua kurang memberikan perhatian kpada anak.

Dari fenomena ini, kita dapat melihat bahwa peran orangtua sangat dibutuhkan dalam perkembangan psikologi anak. Perhatian dan kedekatan orangtua sangat mempengaruhi keberhasilan anak dalam mencapai apa yang diinginkan. Orangtua merupakan pemberi motivasi terbesar bagi anak, sehingga diharapkan orangtua dapat memberikan perhatian dan kasih sayang sepenuhnya kepada anak. Kedekatan antara orangtua dan anak memiliki makna dan peran yang sangat penting dalam setiap aspek kehidupan keluarga. Oleh karena itu, kualitas dan kuantitas pertemuan antar anggota keluarga perlu ditingkatkan dengan tujuan untuk membangun keutuhan hubungan orangtua dan anak.

Senin, 10 Mei 2010



















Cowok Angkatan 14 Kerend
- mujie (Achmadun Al Achmad M.)
- Maman (Ahmad Fathurohman)
- Komeng (Ahmad Rofik)
- Andi (Andi Irkham Latif)
- Tomo (Ari Utomo)
- Chabul (Aschabul Yamin Ridlo)
- Pedet (Dedi Santoso)
- Didik (Didik Adi Nugroho)
- Mbah Jhon (Herry Anggoro)
- Kuntul (I'an Khunaifi Muhammad)
- isa (Isa Jamal Alfath)
- Latif (Lativ Shaykhoni)
- Lek Mus (Mustofa)
- Rohmah (Nurohim)
- Pleky (Saifudin)
- SyayiK (Sarif Abdullah)
- Bos e (Usmanto Irwan Abidin)
- Gembil (Agus Suparmono)
- Japrak (Agus Supriyanto)
- Dhilin (Ahmad Fandhilin)
- Jenggot (Ahmad Muchlisin)
- Benk-benk (Bambang Aryo Mustofa)
- Jambul (Dwi Prasetyo)
- Edy (Edy Suhendro)
- Nyeyonk (Fahrudin)
- Helem (Fahrul Helmi)
- Cris jhon (Hermawan Firmansyah)
- Bejat (Imam Munajat)
- Kumar (Kumar Suryo Kusumo)
- Kritheng (M. Syafi'i)
- Gundhul (Mahfud Zaenuri)
- Gaplek (Mohamad Husnul Hafid)
- Punkreing (Mohamad Saefudin Zuhri)
- San (Mohammad Abil Hasan A.)
- Genk (Muhamad Riyandi)
- Letho (Muhamad Teguh Prayitno)
- Lekx (Muhammad Lukmanul Hakim)
- Said (Muhammad Sa'id)
- Ibad (Muhammad Taufiqul Ibad)
- Toyeng (Nur Hidayat)
- Ucil (Nur Rozikin)
- Pepy (Rido Bani Ashari)
- Supry (Supriyadi)
- Dodot (Susanto)
- Syukron (Syukron Hamdi)
- Gendon (Zaenal Fatkurohman)

Sabtu, 01 Mei 2010

Seorang Pria Tidak Makan dan Minum 70 Tahun
























Liputan6.com, New Delhi: Seorang pria India yang sudah berusia 82 tahun mengaku tidak makan dan minum selama 70 tahun. kemampuan Prahlad Jani bertahan tanpa makanan dan minuman menarik perhatian Militer India untuk menelitinya.

Kini Prahlad Jani berada di ruang isolasi sebuah Rumah Sakit di Ahmedabad, Gurjarat dan diawasi ketat oleh tim dokter. Jani sudah berada di rumah sakit itu selama 6 hari tanpa makan dan minum, dan dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda Jani mengalami kelaparan dan dehidrasi.

Prahlad Jani mengaku telah meninggalkan rumah sejak umur 7 tahun dan hidup sebagai pengembara Sadhu atau orang suci di Rajasthan. Jani disebut sebagai breatharian yang dapat hidup sendiri secara spiritual.

Jani meyakini hidupnya telah ditopang oleh seorang dewi yang menuangkan ramuan gaib melalui langit-langit mulutnya. Pengakuan Jani ini didukung oleh seorang dokter India yang ahli dalam bidang studi tentang orang-orang yang memiliki kemampuan supranatural.

Pihak militer India tampaknya tertarik untuk mempelajari ilmu Prahland Jani dan berharap bisa diterapkan pada anggota pasukannya atau pada korban bencana sebelum bantuan tiba.

"Jika klaim itu bisa diverifikasi, itu akan menjadi terobosan dalam ilmu kedokteran," kata Dr G. lavazhagan, Direktur Ilmu Fisiologi & Ilmu Terpadu, Institut Pertahanan. "Kita bisa mendidik masyarakat tentang teknik-teknik bertahan hidup dalam kondisi buruk dengan sedikit makanan dan air atau tidak sama sekali" tambahnya

Di India memang sudah menjadi hal yang umum bagi umat Hindu menjalankan puasa tanpa makan dan minum bahkan selama delapan hari penuh. Secara teori, manusia tidak dapat bertahan hidup tanpa makan dan minum selama 50 hari. (MLA)